Leksikostatistik Bahasa (Sasambo) Bahasa Sasak, Bahasa Sumbawa/Samawa, dan Bahasa Bima/Mbojo : Kajian Linguistik Historis Komparatif

Main Article Content

Moh. Hilmi

Abstract

Penelitian ini mengkaji Bahasa (Sasambo) Sasak, Bahasa Sumbawa, Dan Bahasa Bima yang termasuk ke dalam rumpun Austronesia atau Melayu Polinesia. Asumsi mengenai kekerabatan ketiga bahasa yakni pada kenyataan adanya kesamaan dan kemiripan dalam bentuk dan makna yang merupakan pantulan dari warisan sejarah yang sama. Hasil penelitian menunjukan bahwa Bahasa (Sasambo) Sasak, Bahasa Sumbawa, Dan Bahasa Bima termasuk dalam kategori keluarga (family) bahasa. Persentase kata kerabat bahasa sasak dan bahasa sumbawa sebesar 53%, bahasa sasak dan bahasa bima sebesar 57%, bahasa Sumbawa dan bahasa bima sebesar 62%. Bahasa Sasak dan bahasa Sumbawa merupakan bahasa tunggal pada 1590-1336 tahun yang lalu, diperkirakan mulai berpisah dari bahasa Proto
kira-kira tahun 422-676 M. Bahasa Sasak dan bahasa Bima merupakan bahasa tunggal pada 1411-1177 tahun yang lalu, diperkirakan mulai berpisah dari bahasa Proto kira-kira tahun 601-835 M. Bahasa Sumbawa dan bahasa Bima merupakan bahasa tunggal pada 1207-995 tahun yang lalu, diperkirakan mulai berpisah dari bahasa Proto kira-kira tahun 805-1017 M (dihitung pada tahun 2012).

Keywords:
Bahasa Sasambo, leksikostatistik, kekerabatan, waktu pisah

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hilmi, M. (2017). Leksikostatistik Bahasa (Sasambo) Bahasa Sasak, Bahasa Sumbawa/Samawa, dan Bahasa Bima/Mbojo : Kajian Linguistik Historis Komparatif. FONDATIA, 1(1), 165-176. https://doi.org/10.36088/fondatia.v1i1.94
Section
Articles